Jumat, 18 Juli 2014

TIPS MEMILIH SOFTLENS YANG BAIK

Berikut ini tips dalam memilih softlens yang sesuai :

Memiliki sirkulasi udara yang baik. Softlens yang baik adalah lensa kontak yang mampu memberikan oksigen ke mata kita, karena mata membutuhkan oksigen untuk mempertahankan efektivitas fungsinya, terutama kornea. Karena itu, pastikan kita memilih lensa kontak yang mampu memberikan oksigen ke mata, sehingga mata akan tetap sehat, lembab dan bercahaya.
Memiliki Kelembaban yang baik. Softlens  yang baik adalah lensa kontak yang memiliki kelembaban cukup. Semakin tinggi kadar air yang terkandung dalam lensa kontak, semakin baik untuk menjaga mata dari kekeringan, iritasi, kemerahan atau yang benar-benar dapat merusak keindahan mata. softlens dengan kelembaban tinggi biasanya terbuat dari silikon-hidrogel lembut dan ringan di mata. Ada beberapa pendapat yang mengatakan justru dengan softlens berkadar air tinggi tidak cocok digunakan untuk pemilik mata sensitif dan cepat kering, karena kandungan pori yang besar dan banyak pada softlens berkadar air tinggi dapat menyerap air mata lebih banyak dan menyebabkan kekeringan pada mata. Padahal tidak seperti itu, pori yang besar pada softlens berkadar air tinggi tidak menyebabkan penyerapan berlebihan pada air mata, karena fungsi pori tersebut adalah untuk sirkulasi oksigen yang sangat diperlukan mata pada saat pemakaian
Berwarna alami. Softlens sebaiknya disesuaikan dengan kondisi pemakainya, seperti warna kulit, dipakai pada siang atau malam hari, serta kesesuaian dengan warna baju yang akan dipakai sehingga dapat menunjang penampilan pemakainya. Warna alami tersebut seperti coklat tua, hitam, abu tua, hazel dsb.
Berukuran sesuai dengan mata asli. Softlens juga memiliki berbagai macam bentuk dan desain, mengikuti tren fashion masa kini. Sebaiknya, pilihlah lensa kontak dengan bentuk yang paling tepat dengan mata, yakni besarnya kornea atau bola mata, karena seperti yang saya sampaikan di atas tadi, semakin besar ukuran softlens akan mempengaruhi sirkulasi udara di dalam mata kita. 
Perhatikan waktu pakai. Perhatikan tanggal kadaluarsa lensa kontak yang ada pada kemasan, perhatikan  aturan pakainya, termasuk durasi/periode lamanya aman untuk dipakai. Jangka waktu aman untuk pemakaian softlens dalam sehari umumnya adalah selama 8 jam, jika akan dipakai lebih lama dari waktu tersebut, sebaiknya lepas dulu softlens selama satu jam untuk memberi kesempatan mata bernafas terutama jika softlens tersebut memiliki pori kecil dan berkadar air rendah.
Jaga kebersihan tangan saat akan mengaplikasikan ke mata, serta merawat kontak lensa ketika dilepas dari mata, dengan merendam pada cairan khusus, agar selalu steril dan terhindar dari kuman bakteri. Perhatikan juga pembuatan bahan soft lens yang telah dipilih. Lensa mata yang aman biasanya terbuat dari bahan alami seperti konten hidrogel yang aman untuk digunakan. Ikuti dengan benar petunjuk dalam merawat soflens agar terhindar dari iritasi akibat softlens tidak higienis atau kesalahan dalam perawatan pasca pemakaian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar